KKN Internasional FKG UMI di IIUM Kuantan, Malaysia

Universitas Muslim Indonesia (UMI) memiliki visi untuk menjadikan institusi berkelas dunia yang mencetak lulusan yang Unggul, Mutu dan Islami yang siap berkompetisi dalam pertarungan global. Untuk mencapai visi tersebut, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UMI bekerjasama dengan Kuliyyah of Dentistry, International Islamic University Malaysia (IIUM) untuk menyelenggarakan KKN Internasional (4/12/2016).

KKN Internasional ini akan dilaksanakan pada tanggal 4-12 Desember 2016 yang bertempat di kampus Kuantan Malaysia.

Acara pelepasan mahasiswa KKN internasional dilakukan oleh Rektor UMI, Prof Dr Masrurah Mokhtar, di kampus FKG UMI, Jl Kakatua Makassar. Pada kesempatan tersebut Rektor mengungkapkan bahwa program KKN internasional adalah merupakan implementasi kerjasama internasional UMI yang ditujukan untuk memacu proses internasionalisasi UMI.

Program KKN Internasional ini adalah merupakan bagian integral dari KKN reguler UMI. Menurut Ketua LPMD UMI, Prof Salim Basalamah, mahasiswa peserta KKN internasional memiliki nilai tambah yaitu pengalaman untuk berinteraksi dengan masyarakat internasional.

Program ini sangat didukung oleh Persatuan Orang Tua dan Dosen (POMD) FKG UMI. Prof M Kasnir, ketua POMD saat ini mengatakan bahwa program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas mahasiswa akan menjadi prioritas bantuan pembiayaan dari POMD.

Lebih lanjut, dekan FKG Dr drg Syamsu Khaldun, mengatakan bahwa program ini dirancang bersama antara UMI dan IIUM sehingga mahasiswa yang ikut akan memperoleh pemahaman mengenai kesehatan gigi di Malaysia dan mahasiswa juga membawa misi mengenalkan UMI dan Indonesia ke kancah internasional.

Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Ir. Hj. Setyawati Yani, ST., M.T., Ph.D mengatakan, selama di IIUM mahasiswa FKG UMI akan tinggal di asrama mahasiswa bersama mahasiswa IIUM. Mahasiswa FKG akan melaksanakan berbagai program yang dirancang secara seksama, sehingga kedua belah pihak yaitu IIUM dan UMI memperoleh manfaat dari program tersebut. Berbagai kerjasama yang dilakukan oleh UMI baik dengan institusi dalam negeri ataupun luar negeri selalu dibarengi dengan implementasi kerjasama. “Semua itu dilakukan untuk mencapai visi UMI menjadi universitas kelas dunia,” kuncinya.

Previous Coas Pertama Kedokteran Gigi UMI Siap Praktek di Rumah Sakit

You might also like

Coas Pertama Kedokteran Gigi UMI Siap Praktek di Rumah Sakit

Setelah berhasil meraih gelar sarjana kedokteran gigi selama 7 semester. Sebanyak 46 sarjana kedokteran gigi siap langsung masuk kepaniteraan coas sebagai mahaiswa profesi dokter gigi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas

Fakultas Kedokteran Gigi UMI Optimalkan Proses Belajar Aktif

Belajar adalah proses aktif, untuk mengoptimalkan proses interaksi aktif dan partisipasi aktif dari mahasiswa dan dosen. Sehingga mahasiswa mampu memiliki pemahaman melalui suatu proses yang difasilitasi oleh dosen. Untuk membangun

Calon MABA Kedokteran dan Kedokteran Gigi UMI Wajib Tes TOEFL

Setelah mengikuti ujian tertulis pada 13 Juli 2015, calon maba UMI wajib kembali mengikuti tes wawancara pada 14 Juli. Namun, tes wawancara ini hanya berlaku bagi calon maba non Fakultas

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply