
Makassar, fkg.umi.ac.id – Fakultas kedokteran gigi (FKG) Universitas Muslim Indonesia kembali menggelar acara pengucapan sumpah dokter gigi dan janji sarjana kedokteran gigi periode IV tahun 2025 yang diselenggarakan di hotel Four Points by Sheraton Makassar (30/8/2025)

Jumlah peserta yang mengikuti yudisium Sumpah Profesi Dokter Gigi berjumlah 18 orang dan peserta Yudisium Janji Kedokteran Gigi berjumlah 16 orang
Kegiatan ini dimulai dengan pembacaan surat keputusan dekan tentang lulusan dokter gigi dan dilanjutkan dengan pengucapan sumpah sumpah dokter gigi. Kemudian, pembacaan surat keputusan dekan tentang lulusan sarjana kedokteran gigi dan dilanjutkan pembacaan janji sarjana kedokteran gigi oleh wakil dekan I FKG yaitu drg. Syamsiah Syam, Sp. KG., Ph.D
Pembacaan Kode Etik Dokter Gigi oleh drg. Nur Fadhillah Arifin, MARS., FIHFAA . kemudian dilanjutakn dengan pembacaan surat keputusan lulusan terbaik, lulusan berprestasi, dan nilai UKMP2DG tertinggi oleh Wakil dekan III yaitu drg. Nurasisa Lestari MARS.
“Saya menyampaikan selamat kepada anak-anak sekalian yang baru yudisium dan selamat kepada orang tua, akhirnya perjalanan panjang ditutup dengan raihan gelar sebagai seorang dokter gigi. Apa yang dicapai oleh luaran FKG itu menjadi catatan historis dalam perkembangan FKG UMI” ungkap Prof. Hambali.
Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Dokter Gigi (PDGI) Prof. Dr. drg. Asdar Gani, M.Kes menyampaikan keyakinannya bahwa lulusan FKG UMI akan menjadi kebanggaan profesi, harapan bangsa, dan cahaya bagi masyarakat.
“etika juga menuntun kita untuk adil kepada pasien, tidak memandang latar belakang sosial, menjaga rahasia pasien, dan mengutamakan kepentingan pasien daripada kepentingan pribadi. Jadikanlah etika sebagai kompas yang memandu perjalanan kita bukan hanya menjadi dokter gigi yang pintar, tapi menjadi dokter gigi dipercaya, di hormati, dan dirindukan oleh masyarakat” ungkapnya.
Dekan FKG UMI Prof. drg. H. MOH. Dharma Utama, PhD, Sp. Pros, SubsSp. PKIKG (K), menjelaskan bahwa, alumni FKG UMI selalu mendapat citra positif dimana saja ia bekerja. Olehnya itu, nama baik ini mesti terus dijaga oleh setiap alumni.
“saya berharap kalian dapat meletakkan sikap profesionalisme diatas kepentingan pribadi agar kalian tidak hanya memiliki kemampuan dan keterampilan melainkan juga memiliki karakter tanggung jawab yang sesuai dengan kode etik” ungkapnya